Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Agustus 2010

Turis yang berasal dari Amerika datang pertama kalinya ke Indonesia. Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta lalu ia naik taksi menuju MONAS. Beberapa jam kemudian, supir taksi pun berhenti dan menurunkan turis itu. Karena merasa sudah tiba di tempat tujuannya turis itu pun turun dari taksi tersebut. Namun, karena turis itu baru pertama kalinya datang ke Indonesia ia pun bertanya pada orang yang sedang berjalan untuk meyakinkan apakah dirinya sudah berada di MONAS atau belum...

Turis : "Hello mister??...Apakah benar ini daerah MONAS?" (bertanya dengan terbatah-batah sambil melihat kamus Inggris-Indonesia)

Orang pertama : "Hu uh...." (menjawab dengan polosnya)
turis pun merasa bingung sambil membuka tiap halaman pada kamusnya dan ia tidak menemukan kata "hu uh"...........

hu uh?..hu uh?..hu uh? apa artinya itu (lieur euyyy)...xixixi
karena turis itu merasa belum yakin dengan jawaban orang itu, maka ia bertanya dengan orang yang berbeda....dengan pertanyaan yang sama.

Turis : "Hello mister??... Apakah benar ini daerah MONAS??"
Orang kedua: "Betul"
karena biasanya jika pertanyaannya "Apakah benar" sesuai dengan kamus yang ia punya yang tepat ialah dengan jawaban "benar"...Turis itu pun merasa kurang yakin dengan jawaban orang kedua itu...

Merasa tidak puas dan tidak yakin dengan jawaban orang kedua, ia pun kembali bertanya dengan orang yang ketiga, dengan pertanyaan yang sama.

Turis: "Hello mister??...Apakah benar ini daerah MONAS??"
Orang ketiga: "Iya Benar"
Turis pun bahagia dengan berucap..."Thanx God",, akhirnya ia mendapatkan jawaban yang sesuai...

Turis itu pun berterimakasih kepada orang ketiga itu, dan ia melontarkan keluhannya kepada orang ketiga itu. Mister, saya merasa senang dengan jawaban mister. Sebelumnya saya bertanya kepada dua orang dengan pertanyaan yang sama dengan mister. "Apakah benar ini daerah MONAS??"....
Orang pertama menjawab "Hu uh", yang kedua menjawab "Betul" dan mister sendiri menjawab "Benar". Saya merasa bingung........
Orang ketiga pun menjawab: "Mister tidak perlu bingung, semua jawaban ketiga-tiganya itu tepat semua". "Oooo..." (turis pun merasa heran).
"Tapi jawaban itu semua memiliki perbedaan dari segi pendidikannya" (sahut orang ketiga). "Apa yang membedakannya itu mister??" (tanya turis)

"Kalo orang dengan jawaban "Hu..uh", biasanya ia tamatan Sekolah Dasar (SD)" (kata orang ketiga). "Oooohhh" (ucap si turis).
"Trus, Kalo orang dengan jawaban "Betul", biasanya ia tamatan SMP atau SMU" (kata orang ketiga). "Ooooohhh (ucap si turis lagi).
"Nah, kalo orang dengan jawaban "Benar", itu biasanya tamatan SARJANA atau S1 (kata orang ketiga lagi)....

"Oooooohhhhh gitu yah???" (Sahut si turis)
"Jadi, mister ini Tamatan SARJANA yach???" (Tambah si turis)

"HU..UHHH" (jawab orang ketiga tersebut)....

hehehe....=_+

Sabtu, 14 November 2009

Pada perkalian bilangan umumnya menggunakan mengalikan kebawah, adapun cara perkalian yang lain lebih cepat dan mudah dipahami bisa dilihat dibawah ini. Kita akan coba mengalikan perkalian belasan terlebih dahulu. Misal : 12 x 12 berapakah hasil perkalian dari 12 dikalikan 12??
Cara kebawah:

Jadi, 12 x 13 = 156

Sekarang kita pergunakan perkalian cepatnya.
12 x 13 = ?

Perhatikan langkah-langkah berikut dibawah ini...

Pertama kita hitung yang sebelah kanan/ujung terlebih dahulu [ujung dikalikan ujung = 2 x 3 sama dengan 6], dan kedua; 12 ditambahkan 3 { 12 ditambah angka yang ujung 3} sama dengan 15
Jadi 12 x 13 = {15} {6} ==> 156

Cukup jelas bukan,, sekarang anda lanjutkan latihan soal yang lainnya...
Sekarang coba latihan soal berikut:
  1. 13 x 14 = ........
  2. 14 x 15 = ........
  3. 17 x 12 = ........
  4. 18 x 11 = ........
  5. 15 x 16 = ........
Perngertian dari KPK dan FPB yakni:
KPK = Kelipatan Persekutuan TerKecil
FPB = Faktor Persekutuan TerBesar

Namun yang lebih singkatnya dalam pengertiannya KPK yakni bilangan yang bisa dibagi dan FPB bilangan yang bisa membagi. Maksudnya yakni bilangan FPB bisa Membagi KPK dan KPK bisa dibagi FPB.

Dalam pencarian FPB dan KPK biasanya menggunakan pola pohon faktor. Namun kini kita coba menggunakan pola 10 kali lebih cepat dari cara yang biasa. Pola ini dinamakan pola Dahsyat. Misalkan contoh:
Carilah FPB dan KPK dari 12 dan 16

Cara Pohon Faktornya yakni:
12 = 2 x 2 x 3 = 22 x 3
16 = 2 x 2 x 2 x 2 = 24
FPB-nya: cari yang sama dan pangkat terkecil
jadi: 22 = 4, FPBnya adalah 4
KPKnya: cari yang sama, pangkat terbesar dan sisanya
jadi : 24 x 3 = 16 x 3 = 48, KPKnya adalah 48


Kemudian sekarang dengan cara cepatnya
Rumus:
FPB: yang besar dibagi yang kecil, sisanya itu FPB
KPK: yang besar dikali yang kecil dibagi FPB

FPB dan KPK dari 12 dan 16
FPB = 16 dibagi 12 , dapat 1 sisa 4 dan FPBnya adalah 4
KPK = 16 x 12 : 4 = 16 x 3 = 48

Mudah bukan...!!!
Silahkan kerjakan soal-soal yang lain dibuku pelajaran anda...!!!

Blogger Templates

Unordered List

Sample Text

Blog Archive

Daftar Blog Saya

Live Traffic Feed

BlogCatalog

Sponsor

Adsense Indonesia boss-mails.com
Produk SMART Telecom

Subscribe Now: poweredby

Powered by FeedBurner

Pengunjung

free counters

Pages

Blogger Position


Search Engine Optimization and SEO Tools

blog-indonesia.com Academic,  Learning & Educational Blogs - Blog Catalog Blog Directory My BlogCatalog BlogRank Powered by  MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net blog-indonesia.com
Diberdayakan oleh Blogger.

Ads 468x60px

Social Icons

Pengikut

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

LuQman site Headline Animator

Featured Posts

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget